MOVIEBOX21 | Ketika Anda memilih film untuk ditonton, Anda akan menemukan kode-kode seperti G, PG, PG-13, R, NC-17 (sistem Amerika) atau SU, 13+, 17+, 21+ (sistem Indonesia). Berikut adalah penjelasan lengkap arti dari setiap klasifikasi tersebut serta sistem penilaian di berbagai negara.
I. Sistem Rating Film Amerika Serikat (MPA)
Sistem rating film di Amerika Serikat dikelola oleh Motion Picture Association (MPA) sejak tahun 1968. Sistem ini bersifat sukarela, namun hampir semua film yang beredar di bioskop Amerika memilikinya karena sebagian besar teater hanya memutar film yang sudah diberi rating .
Berikut adalah lima kategori rating utama MPA :
| Rating | Nama Resmi | Arti | Batasan Usia |
|---|---|---|---|
| G | General Audiences | Semua umur boleh menonton. Tidak ada konten yang dianggap tidak pantas untuk anak-anak | Tanpa batasan |
| PG | Parental Guidance Suggested | Beberapa materi mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Orang tua disarankan memberikan bimbingan | Tanpa batasan (dengan pendampingan) |
| PG-13 | Parents Strongly Cautioned | Beberapa materi mungkin tidak pantas untuk anak di bawah 13 tahun. Peringatan lebih keras dari PG | Tanpa batasan (dengan pengawasan ketat untuk <13 tahun) |
| R | Restricted | Mengandung materi dewasa. Anak di bawah 17 tahun harus didampingi orang tua/wali dewasa | <17 tahun wajib didampingi |
| NC-17 | Adults Only | Tidak ada anak 17 tahun ke bawah yang diizinkan. Konten jelas dewasa | 18+ (hanya dewasa) |
Penjelasan Detail per Rating:
1. Rating G (General Audiences)
-
Film dengan rating G tidak mengandung hal-hal dalam tema, bahasa, ketelanjangan, seks, kekerasan, atau hal lain yang dapat menyinggung orang tua yang membawa anak kecil .
-
Contoh film rating G: Cars 3 (2017), Toy Story series .
2. Rating PG (Parental Guidance Suggested)
-
Orang tua disarankan untuk menyelidiki terlebih dahulu sebelum mengizinkan anak kecil menonton. Mungkin ada materi yang tidak sesuai untuk anak-anak .
-
Contoh film rating PG: Aladdin (2019) .
3. Rating PG-13 (Parents Strongly Cautioned)
-
Rating ini diperkenalkan pada tahun 1984 setelah film Indiana Jones and the Temple of Doom dan Gremlins dinilai terlalu menyeramkan untuk anak-anak padahal hanya mendapat rating PG .
-
Film PG-13 boleh melampaui rating PG dalam hal tema, kekerasan, ketelanjangan, sensualitas, bahasa, aktivitas dewasa, namun tidak mencapai kategori R .
-
Contoh film rating PG-13: Alita: Battle Angel (2019), Superman (2025) seperti dalam contoh Anda .
4. Rating R (Restricted)
-
Film rating R mengandung materi dewasa seperti tema dewasa, aktivitas dewasa, bahasa keras, kekerasan intensif atau persisten, ketelanjangan berorientasi seksual, penyalahgunaan narkoba, atau elemen lainnya .
-
Contoh film rating R: Deadpool series .
5. Rating NC-17 (Adults Only)
-
Rating ini menggantikan rating “X” pada tahun 1990. Film NC-17 dianggap kebanyakan orang tua terlalu dewasa untuk anak 17 tahun ke bawah .
-
Tidak ada anak yang diizinkan menonton, berapa pun pendampingannya .
-
Contoh film rating NC-17: Blue Is the Warmest Color (2013) .
II. Bagaimana Rating Ditentukan?
Proses penentuan rating film di Amerika dilakukan oleh Classification and Ratings Administration (CARA). Berikut fakta-fakta pentingnya:
-
Panel Penilai: Terdiri dari 8-13 orang tua yang memiliki anak berusia 5-15 tahun pada saat mereka mulai bekerja. Mereka dipilih untuk mencerminkan keberagaman orang tua Amerika .
-
Penilaian Berbasis Konsensus: Para penilai menonton film dan memberikannya rating sesuai dengan cara “sebagian besar orang tua Amerika dari berbagai wilayah akan menilai film tersebut” .
-
Deskriptor Rating: Sejak tahun 2025, MPA merilis panduan paling transparan yang menjelaskan secara rupa kriteria di balik setiap rating, termasuk apa yang dimaksud dengan “bloody violence”, “partial nudity”, dan deskriptor lainnya .
III. Sistem Rating Film di Indonesia (LSF)
Di Indonesia, rating film diatur oleh Lembaga Sensor Film (LSF) berdasarkan Undang-Undang No 33 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No 18 Tahun 2014 .
Berikut klasifikasi usia menonton film di Indonesia :
| Kode | Arti | Batasan Usia |
|---|---|---|
| SU | Semua Umur | Tanpa batasan usia |
| 13+ | 13 tahun ke atas | Hanya untuk penonton berusia minimal 13 tahun |
| 17+ | 17 tahun ke atas | Hanya untuk penonton berusia minimal 17 tahun |
| 21+ | 21 tahun ke atas | Hanya untuk penonton berusia minimal 21 tahun |
Penjelasan Detail:
-
SU (Semua Umur): Film ini khusus dibuat untuk semua umur dengan penekanan pada anak-anak yang mengandung nilai budi pekerti, hiburan sehat, apresiasi estetika .
-
13+: Film dibuat untuk remaja, mengandung nilai pendidikan, ilmu pengetahuan, sosial budaya, dan budi pekerti .
-
17+: Film dibuat untuk dewasa usia 17 tahun ke atas, mengandung nilai pendidikan, sosial budaya, dan hiburan .
-
21+: Film khusus untuk dewasa usia 21 tahun ke atas, di televisi hanya boleh ditayangkan pukul 23.00-03.00 waktu setempat .
Catatan Penting: LSF masih mencatat bahwa banyak penonton yang tidak peduli dengan kategori usia saat menonton film di bioskop. Masyarakat diimbau untuk menerapkan “sensor mandiri” demi melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dari konten yang tidak sesuai .
IV. Perbandingan Rating Film Antar Negara
Berikut perbandingan sistem rating di berbagai negara (usia dalam tahun) :
| Negara/Lembaga | Semua Umur | Bimbingan Orang Tua | Remaja (13-15) | Dewasa (17+) | Dewasa Ketat |
|---|---|---|---|---|---|
| Amerika (MPA) | G | PG / PG-13 | R (dengan pendamping) | NC-17 | |
| Indonesia (LSF) | SU | 13+ | 17+ | 21+ | |
| Inggris (BBFC) | U / PG | 12A | 15 | 18 | R18 |
| Jepang (Eirin) | G | PG12 | R15+ | R18+ | |
| Korea Selatan | 全体 (All) | 12 | 15 | 18 (청불) |
V. Fungsi dari Setiap Elemen Rating
| Elemen | Fungsi Utama |
|---|---|
| Rating Huruf (G, PG, R, dll) | Memberi indikasi cepat tentang kesesuaian usia |
| Deskriptor Konten (misal: “violence”, “language”, “drug use”) | Memberi informasi spesifik tentang jenis konten yang memicu rating tertentu |
| Batasan Usia | Melindungi anak-anak dari konten yang tidak sesuai dengan perkembangan psikologis mereka |
| Peringatan Orang Tua | Membantu orang tua membuat keputusan informed tentang apa yang boleh ditonton anak mereka |
Kesimpulan
Rating film adalah sistem panduan, bukan sensor absolut. Di Amerika, rating bersifat sukarela dan 91% orang tua menemukannya membantu . Di Indonesia, rating bersifat wajib dan dilindungi undang-undang .
Yang perlu Anda ingat:
-
Rating G/SU → aman untuk semua usia
-
Rating PG/13+ → perlu pendampingan orang tua untuk anak di bawah batas usia
-
Rating R/17+ → konten dewasa, anak di bawah 17 tahun harus didampingi dewasa
-
Rating NC-17/21+ → hanya untuk dewasa, tanpa pengecualian
Namun seperti yang disebutkan sebelumnya, rating bukanlah kebenaran mutlak tentang kualitas film, melainkan alat bantu untuk memilih tontonan yang sesuai usia dan sensitivitas pribadi Anda.