Header Banner
🎬 TRENDING
Sponsored • Advertisement

Bintang Iran-Persia di Hollywood

· Diperbarui Pada · Diposting Pada
Bintang Iran-Persia di Hollywood
7.0/2241 suara
Bookmark

MOVIEBOX21 | Industri hiburan Hollywood telah lama menjadi melting pot bagi talenta dari seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, gelombang baru aktor, aktris, dan pembuat film keturunan Iran-Persia telah mencuri perhatian, tidak hanya dengan bakat luar biasa mereka tetapi juga dengan keberanian mereka dalam membawa narasi kompleks tentang identitas, diaspora, dan budaya ke arus utama.

Berikut adalah para penggerak utama yang patut Anda kenal, dari legenda lama hingga bintang pendatang baru yang sedang naik daun.

Para Penerus Tahta: Bintang Muda yang Mendominasi Layar

Generasi baru aktor Iran-Amerika tidak lagi hanya menjadi pemeran pendukung. Mereka kini memimpin serial populer dan waralaba besar.

  • Arienne Mandi (The Night Agent, The L Word: Generation Q): Aktris multietnis yang fasih berbahasa Farsi, Spanyol, dan Prancis ini menjadi sorotan lewat perannya dalam The L Word dan serial aksi laris Netflix, The Night Agent.

  • Yara Shahdi (Black-ish, Grown-ish): Sebagai “IT Girl” Hollywood, aktris Afro-Iran ini adalah panutan bagi generasi muda. Kariernya yang cemerlang sejak remaja menjadikannya salah satu wajah paling dikenal di generasinya.

  • Natasha Behnam (You, The Girls on the Bus): Dipuji sebagai “scene-stealer” oleh LA Times, Behnam membawa karisma dan kedalaman pada perannya sebagai Lola Rahaii di The Girls on the Bus dan akan muncul di musim final You.

  • Jerry Habibi (The Persian Version, DC: Dark Legion): Pendatang baru yang paling banyak dibicarakan. Penampilannya sebagai Abbas di The Persian Version membuat penonton “haus” akan karakternya. Ia baru-baru ini diumumkan sebagai pengisi suara termuda untuk Black Adam di alam semesta DC.

Wajah-Wajah yang Mengaburkan Batas TV dan Film

Para aktor ini telah membintangi beberapa serial paling ambisius di televisi, dari drama mata-mata hingga fiksi ilmiah epik.

  • Nazanin Boniadi (The Lord of the Rings: The Rings of Power, Homeland): Selain dikenal sebagai aktivis HAM, Boniadi memerankan Bronwyn di serial mega-budget Amazon. Ia juga merupakan mantan anggota Scientology yang vokal dan mantan kekasih Tom Cruise.

  • Shohreh Aghdashloo (House of Sand and Fog, The Expanse): Legenda hidup. Nominasi Oscar untuk House of Sand and Fog dan suaranya yang khas membuatnya menjadi ikon. Ia baru-baru ini mengisi suara untuk Assassin’s Creed: Mirage.

  • Arian Moayed (Succession, Inventing Anna): Nominasi Emmy untuk perannya sebagai Stewy Hosseini yang licik di Succession mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aktor karakter terbaik di TV saat ini.

  • Navid Negahban (Aladdin, Homeland): Dari Sultan di Aladdin (live-action) hingga teroris di Homeland, jangkauan akting Negahban luar biasa. Ia juga seorang pembuat film yang karyanya memenangkan penghargaan.

  • Keon Alexander (The Night Agent, The Expanse): Aktor Kanada keturunan Iran ini memerankan anti-hero Marco Inaros di The Expanse dan sekarang menjadi bintang baru di musim kedua The Night Agent.

Komedian dan Penguasa Suara: Menghadirkan Humor Persia ke Dunia

Komedi menjadi salah satu pintu masuk paling sukses bagi budaya Iran ke kancah global.

  • Nasim Pedrad (SNL, Scream Queens, Chad): Salah satu lulusan Saturday Night Live paling berbakat, Pedrad terkenal dengan kemampuan impersonasi dan akting komedi fisiknya. Ia juga menciptakan dan membintangi serial Chad.

  • Maz Jobrani (Friday After Next, Jimmy Vestvood): “Raja Komedi Iran” ini adalah pionir komedi stand-up Persia-Amerika. Ia sering membahas stereotip Timur Tengah dengan cara yang cerdas dan menghancurkan tembok.

  • Kayvan Novak (What We Do in the Shadows, Four Lions): Vampir konyol Nandor the Relentless adalah ikon kultus. Aktor Inggris-Iran ini juga jenius di balik acara prank Fonejacker.

  • Mitra Jouhari (Big Mouth, Three Busy Debras): Penulis dan aktris yang sangat berbakat, suaranya yang unik dan selera humornya yang surealis membuatnya menjadi bintang di acara animasi dewasa Big Mouth.

Maestro di Belakang Layar: Sutradara dan Penulis

Tidak hanya di depan kamera, sineas Iran juga mengguncang dunia perfilman dengan narasi yang kuat dan sinematografi yang memukau.

  • Asghar Farhadi (A Separation, The Salesman): Dua kali pemenang Oscar untuk Film Berbahasa Asing Terbaik. Namanya adalah singkatan dari sinema Iran modern yang cerdas, penuh ketegangan moral, dan manusiawi.

  • Ana Lily Amirpour (A Girl Walks Home Alone at Night): Sutradara visioner yang menciptakan genre “Vampire Spaghetti Western”. Gaya visualnya yang gothic dan gelap membuatnya menjadi sutradara kultus yang unik.

  • Maryam Keshavarz (The Persian Version): Pemenang Penghargaan Penonton di Festival Film Sundance 2023 untuk film semi-autobiografinya yang ceria dan emosional tentang keluarga Iran-Amerika.

  • Darius Khondji (Se7en, Amour, Midnight in Paris): Sinematografer legendaris yang melukis dengan cahaya. Filmografinya adalah daftar mahakarya sinema modern.

Legenda Panggung dan Suara Emas

Bakat Iran juga bersinar terang di teater musikal dan sulih suara.

  • Ramin Karimloo (The Phantom of the Opera, Les Misérables): Nominasi Tony. Ia adalah Phantom termuda di West End dan telah menjadi legenda hidup teater musikal, terutama lewat perannya sebagai Jean Valjean dan Phantom.

  • Tala Ashe (DC’s Legends of Tomorrow, English): Nominasi Tony untuk penampilannya dalam drama English. Ia juga dikenal sebagai superhero Muslim-Amerika pertama di TV sebagai Zari Tomaz.

Kesimpulan

Dari komedi slapstick hingga drama psikologis yang memenangkan Oscar, diaspora Iran di Hollywood tidak lagi berada di pinggiran. Mereka adalah pendongeng, pembuat tren, dan pengubah lanskap. Dengan bakat yang tak terbantahkan dan tekad untuk menceritakan kisah mereka sendiri—tanpa bias proyek yang didanai secara politis yang bertujuan merendahkan—para seniman ini memastikan bahwa suara Persia akan terus bergema di jantung industri hiburan dunia untuk waktu yang lama.